runtuhnya jembatan kami


wah jembatan kebanggaan warga kalimantan timur ambruk. sepertinya ini merupakan musibah struktur yang besar di Indonesia. sedihnya beberapa korban masih belum diangkat dari dasar sungai. bagaimana perencanaan jembatan mahakam II ini? sedikit ilmu kalau penasaran...

Jembatan Mahakam II adalah merupakan bagian integral dari pola jaringan jalan lintas Kalimantan yang akan mendukung proses tengah lintas antar propinsi, antar kabupaten dalam propinsi Kalimantan Timur dan jaringan jalan antar Kecamatan di Kabupaten Kutai. Membentang di atas sungai Mahakam membelah kota terletak di kawasan Barat kota Tangerang, kini sedang dalam penyelesaian dan diharapkan sudah dapat berfungsi akhir tahun 2000 ini.
Peran jembatan Mahakam II sangat mendukung pengembangan pembangunan melalui sistem Wilayah Pembangunan Terpadu (WPT) di Kalimantan Timur dimana, Tangerang merupakan pusat Pengembangan Wilayah yang meliputi 10 Kecamatan, sebagai kawasan WPT 3.
Seperti yang diungkapkan oleh Ir. Heru Djamitko, MM, Kepala Wilayah PT. Hutama Karya untuk wilayah Jawa Tengah, Yogya dan Kalimantan di Jakarta Agustus lalu, pembangunan jembatan tersebut diharapkan selesai bulan Nopember 2000. Permasalahan yang dihadapi PT. Hutama Karya sebagai Kontraktor hanya karena keterlambatan pesanan 38 buah kabel Suspension dari Kanada yang baru akan tiba dalam waktu dekat ini di Tangerang.
Berdasarkan jadwal perencanaan pembangunan jembatan mahakam II ini selesai tahun 1998 lalu. Akan tetapi baru selang setahun pelaksanaannya harga-harga satuan komponen material untuk jembatan konstruksi Suspension (Austria) sangat terpengaruh oleh terjadinya krisis moneter akhir tahun 1997. Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akibat krisis moneter tersebut mengakibatkan harga satuan material dalam negeri maupun nilai bayar sebagian komponen jembatan yang sudah dipesan utamanya dari Kanada mengalami kenaikan.
Jembatan Mahakam II merupakan jembatan besar kedua di sungai Mahakam setelah jembatan Mahakam I di kota Samarinda. Sungai Mahakam yang merupakan jalur pelayaran dalam frekwensi tinggi melewati bawah jembatan Mahakam I, pilar jembatan sering tertabrak ponton karena ruang jalur pelayaran kurang mencukupi lebar di bawah jembatan.
Guna mencegah kejadian seperti itu Mahakam II dirancang untuk konstruksi yang didukung elemen kabel dalam bentuk konfigurasi sistem Suspension. Konstruksi Suspension merupakan suatu sistem struktur bangunan atas yang ringan dan kuat, dimana sistem lantai kendaraan berupa rangka baja yang juga berfungsi sebagai rangka pengaku digantung ke sistem kabel yang ditumpu pada dua buah tower melalui hanger.
Penggunaan type konstruksi Suspension, dapat meningkatkan keamanan struktur jembatan terhadap resiko tabrakan ponton, karena penggunaan pilar-pilar lebih sedikit dari konstruksi jembatan Mahakam I.
Jembatan Mahakam II menggunakan rangka baja type 45 A Bukaka, setara dengan rangka baja Austria. Panjang seluruhnya 580 meter, bentang utamanya 270 meter yang terdiri dari bentangan 45 meter sebanyak 6 buah dengan flanking/side span masing-masing 100 meter pada kedua sisi tower. Sedang pada sisi luar jembatan terdapat jembatan pendekat yang memiliki bentang masing-masing 55 meter pada kedua ujung jembatan.

selanjutnya bisa dibaca  via  kemenPU, scribd. pic via sinih

0 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
"sorry this web under maintenance"